G e r h a n a

0 Comments


Gerhana lagi, bunda. Sungguh indah, melihat ke langit tepat di atas rumah kita. Tampak jelas bulan yang semula terang berwarna kuning keemasan dengan cahayanya yang berpendar-pendar. Lambat laun tertutup sedikit demi sedikit. Menyisakan lingkaran hitam yang gelap. Kemudian terang lagi secara bertahap.


Fenomena alam dulu kita pelajari saat di sekolah. Kemudian hadir, tampak jelas. Manusia banyak mengabadikannya dalam foto-foto saat terjadinya gerhana. Tapi tahukah bunda, gerhana matahari dan bulan bukan hanya tanda-tanda kekuasaan Allah yang biasa, tetapi itu merupakan tanda-tanda Hari Kiamat.


Allah SWT berfirman:

﴿يَسْأَلُ أَيَّانَ يَوْمُ الْقِيَامَةِ، فَإِذَا بَرِقَ الْبَصَرُ، وَخَسَفَ الْقَمَرُ، وَجُمِعَ الشَّمْسُ وَالْقَمَرُ، يَقُولُ الْإِنسَانُ يَوْمَئِذٍ أَيْنَ الْمَفَرُّ، كَلَّا لَا وَزَرَ، إِلَىٰ رَبِّكَ يَوْمَئِذٍ الْمُسْتَقَرُّ﴾ [سورة القيامة: 6-12]

“Ia berkata, “Bilakah hari kiamat itu?", maka apabila mata terbelalak (ketakutan), dan apabila bulan telah hilang cahayanya [mengalami gerhana], ketika matahari dan bulan dikumpulkan, pada hari itu manusia berkata, “Ke manakah tempat berlari?” Sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung! Hanya kepada Tuhanmu sajalah pada hari itu tempat kembali.” [QS Al-Qiyamah: 6-12]


Itulah mengapa, saat terjadinya gerhana, sikap yang ditunjukkan Nabi SAW. adalah takut, gemetar, dan bergegas, sambil mengangkat jubahnya, menuju ke rumah Allah. Seolah-olah, langit dan bumi akan digulung, dan kiamat pun tiba. 


Dalam riwayat Bukhari, dari Abu Musa al-Asy’ari, dinyatakan:

فَإِذَا رَأَيْتُمْ شَيْئًا مِنْ ذَلِكَ فَافْزَعُوا إِلَى ذِكْرِهِ وَدُعَائِهِ وَاسْتِغْفَارِهِ
“Jika kalian melihat hal itu, maka bersegeralah dengan gemetar [penuh rasa takut] untuk mengingat-Nya, berdoa kepada-Nya dan meminta ampun kepada-Nya.” [Hr. Bukhari, Shahih al-Bukhari, Juz IV/184]


******

Tanpa gerhana, seharusnya kita tetap sadar akan kekuasaan Allah. Bahwa Allah mampu melakukan semua hal sulit yang tak terjangkau dengan akal manusia. Allah bukan hanya mampu menjatuhkan meteor. Tapi juga mengaturnya agar tetap berada dalam orbitnya. Bahkan Allah pun mampu mengatur rotasi bumi dengan kecepatan yang terkendali dan teratur. Sehingga tak membuat kepala kita pening. Padahal logikanya kita berdiri di atas benda yang berputar kan bunda?


Begitu pun saat bumi beserta planet-planet mengelilingi matahari. Sekalipun kita di bumi, tapi anehnya tak membuat kita goyang sedikit pun. Bayangkan jika sehari-hari kita melakukan aktifitas seolah di atas roller coaster, pasti sangat melelahkan. Sungguh Allah Maha Kuasa. Hanya Allah yang mampu mengendalikan alam raya beserta isinya dengan sistemNya yang sempurna.


Jika Rasul saja ketakutan saat menghadapi gerhana, berarti reaksi kita pun harusnya seperti itu, bunda. Takut. Karena huru hara kiamat itu memang sangat mengerikan. Terlepas genggaman tangan anak-anak dari ibunya. Dalam sekejap kita tercerai berai dari orang-orang yang kita sayangi. Oleh sebab itu bunda, lindungi anak-anakmu. Lindungi suamimu. Lindungi semua kerabat kita dan seluruh kaum muslim. Tidak hanya melalui doa tapi juga dengan aktifitas amr ma'ruf nahy munkar.


Segera kita bebenah ya bunda. Sampaikan kepada kaum muslim bahwa pemikiran barat menyerang mereka. Tak terasa kita digiring jauh dari Islam. Lihatlah bagaimana pergaulan bebas menyerang generasi muda. Begitupun kepada para bapak, sampaikan agar berhati-hati mencari nafkah. Ekonomi ribawi melibas keimanan kaum muslim. Jaga keluargamu, atau mereka nanti akan jadi bahan bakar neraka. Naudzubillahi min dzalika. Bunda juga ya, sekalipun hanya sekedar angkat jemuran atau buang sampah, tutup auratmu.


Banyak istighfar ya bunda. Lakukan ishlah, perbaikan. Pelajari Islam. Karena itu untuk bekal kita di akhirat kelak. Semoga Allah ampuni semua dosa-dosa kita yang banyak. Dan memberi kesempatan bagi kita untuk memperbaiki diri. Menyelamatkan kita dan seluruh kaum muslim dari ketakutan hari kiamat, aamiin.

Cirebon, 28/7/2018




Ilustrasi.   https://pin.it/prgs5xkwtpvddo
#KMObatch14
#KMOIndonesia
#IndonesiaMenulis
#Day5


You may also like

No comments:

Powered by Blogger.