Tentang Ibu

0 Comments


Dari Miqdam bin Ma’di Yakrib radhiallahu’ahu, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

نَّ اللَّهَ يوصيكم بأمَّهاتِكُم ثلاثًا، إنَّ اللَّهَ يوصيكم بآبائِكُم، إنَّ اللَّهَ يوصيكم بالأقرَبِ فالأقرَبِ

“Sesungguhnya Allah berwasiat 3x kepada kalian untuk berbuat baik kepada ibu kalian, sesungguhnya Allah berwasiat kepada kalian untuk berbuat baik kepada ayah kalian, sesungguhnya Allah berwasiat kepada kalian untuk berbuat baik kepada kerabat yang paling dekat kemudian yang dekat” (HR. Ibnu Majah, shahih dengan syawahid-nya).


Sosok sederhana yang selalu ada di dalam rumah. Sosok biasa-biasa saja. Tapi justru yang biasa itulah yang membuatnya istimewa. Biasa bangun paling awal. Biasa menyiapkan semua kebutuhan anggota keluarga. Biasa memastikan rumah nyaman laksana surga. Itulah ibu. Tanpa ibu, rumah seperti kehilangan cahaya. Kehilangan kehangatan. Ibu yang membuat hari kita seperti hidup dan berwarna.


Allah berwasiat agar kita berbuat baik pada ibu. Tiga kali Allah mewasiatkan kebaikan untuk ibu, baru setelah itu ayah. Maka perhatikanlah wahai ibu, apa yang sudah kita perbuat untuk kemuliaan itu? Sudah layakkah kita menyandang kemuliaan yang disematkan Allah Subhaanahu Wa Ta'ala terhadap peran kita sebagai seorang ibu.


 Allah Subhaanahu Wa Ta'ala pada QS Al-Hujurat ayat 13 yang berbunyi,

 يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

 Artinya : “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”


Lihat apa yang Allah sampaikan. Firman Allah Subhaanahu Wa Ta'ala menjadi rujukan hidup kita. Bahwa kemuliaan seorang manusia ada pada ketakwaannya. Begitu pun kemuliaan ibu, ada pada takwa. Baiklah ibu, mulai saat ini juga kita bawa anggota keluarga kita ke sana, ke arah takwa. Kita giring mereka ke sana. Sampaikan juga pada ibu-ibu kita dimanapun mereka berada agar melekatkan takwa dalam diri. Quu anfusakum wa ahliikum naaron.

Cirebon, 24/7/2018


#sarapankata
#KMOIndonesia
#KMObatch14
#IndonesiaMenulis
#Day1



You may also like

No comments:

Powered by Blogger.